dibalik itu
“…kalau kamu gimana non..?” celetuk satu teman kepada seorang perempuan disampingnya pada suatu obrolan diwaktu jam istirahat di suatu ruang kelas. “apa hal atau perbuatan orang lain padamu, yang bisa buat kamu marah atau sakit hati banget? temannya menegaskan pertanyaan.
“…dibentak” jawab perempuan bernama Nona itu. “wah… iya sih bener, kadang mulut orang bisa lebih tajem dari pedang”. Respon seorang teman lainnya meng-amini. “gimana tuh…?” “Aku paling nggak bisa dibentak. Bahkan buatku terluka fisik karena berkelahi tidak akan seberapa sakit daripada sakit hati karena dibentak”. Merespon pertanyaan temannya. “nggak aneh sih kalo kamu bilang gitu Non, kamu kan anak bela diri. respon teman yang lain hingga menimbulkan beberapa tawa teman yang lain.
“…mungkin karena, aku nggak pernah dibentak oleh bapakku. Jadinya kalau dibentak sama orang asing kayak… kok orang bisa bentak aku, padahal bapakku sendiri aja nggak pernah bentak aku”, jelas Nona kepada teman-temannya. “..oohh….gitu yah, bapakmu tipe yang halus berarti yah, tipe bapak yang nggak bisa marah sama anaknya. iya sih wajar kalau begitu kalau kamu lebih baper kalau dibentak daripada kena pukul lawan..hahaha”.
….((( “Bukan, Ran”. ))) (((“Lebih tepatnya karena aku tidak tumbuh besar bersama bapakku sedari awal. Bahkan aku tidak tau bapakku tipe yang keras atau tipe halus seperti yang kamu katakan”. ))) ((( Jadi…tidak keliru toh, kalau aku menjawab bahwa aku tidak pernah dibentak bapakku. Ya karena tidak ada sosok ‘bapak’ dihidupku sedari aku kecil. Aku tidak kenal bahkan :). ))). ((( Jadi memang tidak pernah ada memori aku dibentak bapak”. ))) gumam Nona dalam hatinya.
“Woyy… ditanya malah bengong…” tangan Rani menepuk pundakku seraya memecah keheningan sesaat itu. “Tenang, lawan lu sekolah mana sih, di pertandingan lusa?. Udah pasti kalah dia sama temen gue satu ini mah…iya gak!”. Seketika ruang kelas ramai suara ‘ikut membanggakan’ dari teman-temanku, sesaat setelah Rani melontarkan kalimat itu. Kami semua mengakhiri obrolan bertema hal apa yang paling bikin sakit hati itu dengan pergi ke kantin sebelum bel masuk berbunyi.
Komentar
Posting Komentar