Postingan

Bukankah ini

  Dalam kematangan Dalam semua pandangan Kamu berbeda Seperti maumu Tapi bukan ini. Dalam banyak penilaian Tenggelam dalam bayangan Kamu memang bukan mereka Dan ini doamu Yang bukan inginmu Ternyata. Bahkan tidak mudah Menjalani apa yang dikabulkan Seperti indah Seperti berbeda Ternyata ego semata.   Yang kamu bangga Menjadi berbeda Nyatanya berujung dilema Dalam benak Dan banyak mata. Berbeda, memang nyata Namun logika menyapa Bukan begitu adanya.

dibalik itu

  “…kalau kamu gimana non..?” celetuk satu teman kepada seorang perempuan disampingnya pada suatu obrolan diwaktu jam istirahat di suatu ruang kelas. “apa hal atau perbuatan orang lain padamu, yang bisa buat kamu marah atau sakit hati banget? temannya menegaskan pertanyaan. “…dibentak” jawab perempuan bernama Nona itu. “wah… iya sih bener, kadang mulut orang bisa lebih tajem dari pedang”. Respon seorang teman lainnya meng-amini. “gimana tuh…?” “Aku paling nggak bisa dibentak. Bahkan buatku terluka fisik karena berkelahi tidak akan seberapa sakit daripada sakit hati karena dibentak”. Merespon pertanyaan temannya. “nggak aneh sih kalo kamu bilang gitu Non, kamu kan anak bela diri. respon teman yang lain hingga menimbulkan beberapa tawa teman yang lain. “…mungkin karena, aku nggak pernah dibentak oleh bapakku. Jadinya kalau dibentak sama orang asing kayak… kok orang bisa bentak aku, padahal bapakku sendiri aja nggak pernah bentak aku”, jelas Nona kepada teman-temannya. “..oohh….gitu y...

Sisi Lain keriuhan Rancangan Undang-Undang

Dengan segala keterbatasan ilmu pengetahuan yang pernah saya ampu atau bahkan hal ini timbul murni dari pendangan saya sebagai awam dan bukan atas dasar ilmu politik yang pernah saya pelajari selama kurang ebih 3,5 tahun, ijinkan saya beropini sedikit saja tentang situasi yang akhir-akhir ini membuat kaum-kaum yang katanya orang oportunispun sampai turun aksi, yang tentunya dari kacamata saya. Hal ini tentunya mengenai serangkaian kejadian yang masih sangat hangat diperbincangkan dan perlu diingat bahwa ini murni dari apa yang saya amati. Mungkin tidak terlalu substansial pada kasus namun saya aminkan bahwa opini ini murni subjektivitas semata. Beberapa hari kebelakang, aktivitas pertama saya saat menyalakan internet telepon genggam saya adalah membuka media sosial, dan digilir. Biasanya dari instagram kemudian ke twitter lanjut ke facebook dan terakhir platform Youtube. Saya anak visualisasi dan audio sekali, itu mengapa instagram jadi tujuan pertama. Banyak tentunya kit...

"Wilujeng Sumping Kang Essien"

Gambar
Rabu, 15 Maret 2017 Pagi ini saya dikagetkan oleh teman saya. Dengan antusias dia bilang "gillaa... Persib mang keren yah, sampe Essien direkrut juga", saya cuman nyengir dengar info yang dia bilang. Dan... ternyata, tim kadeudeuh saya ini baru saja kedatangan pemain baru. Ya, Michael Essien yang merupakan mantan (mantan?!!...wkwk) gelandang Chelsea tersebut telah resmi merumput di negara agraris ini DAN memilih tim kebanggaan Jawa Barat (#PERSIB) ini sebagai rumahnya. Bergabungnya kang Essien ini, sekaligus merupakan kado untuk PERSIB yang merayakan miladnya yang ke-84 pada selasa kemarin ( yippiyyy.. wilujeng milangkala nya Sib... Doa terbaik kangge Persib ti mimin... hee ). Oh ya, bagi Kang Essien, Persib merupaka klub ke-7 nya, dan klub Indonesia perdana   di usinya yang masih bisa dibilang produktif (34 tahun) (cie... Persib yang pertama). Kalo soal prestasinya Kang Essien , aku gak bakal urai disini yah..., tapi kita bahas hal lainnya. Usut punya usut, nilai kont...

Biarlah gaduh di Dalam

"Tentu sebagai menteri, harus pelajari sebelum berkomentar.Memang tidak masuk akal, tetapi menteri harus banyak akalnya.Kalau kurang akal pasti tidak paham itu". -Jusuf Kalla Wapres RI "Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya, kita diskusi di depan umum." -Rizal Ramli Menko Kemaritiman. Dua kutipan di atas pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga para netizen. Ya, pasca reshuffle kabinet (12/8) yang dilakukan oleh presiden Joko Widodo tersebut, terpilihlah salah-satunya yaitu Rizal Ramli yang sebelumnya juga menjabat sebagai Menteri Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut menjadi Menko Kemaritiman di era Jokowi ini.   Yang menjadi polemiknya saat ini selain telah menjadi perbincangan hangat di kalangan para netizen ialah  perseteruan antara dirinya dengan orang nomor 2 di pemerintahan Indonesia kita ini yang tak lain adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla.     Jika beberapa waktu yang lalu, terjadi perdebatan di antara menteri, m...